Sulawesi – Dua hari menjelang pemungutan suara, beredar hasil survei di Kab Tolitoli, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli, Abd Rahman H.Budding-Moh Faisal Bantilan, unggul dari para pesaingnya.

Berdasarkan hasil survei terakhir Indikator Politik Indonesia, elektabilitas pasangan nomor urut satu itu masih berada di posisi teratas.

Saat dikonfirmasi, Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, elektabilitas pasangan Rahma-Faisal (BERAMAL) di akhir November berada di angka 41,7 persen.

Di posisi kedua ada Amran H. Yahya-Moh Besar Bantilan dengan 31,3 persen. Masih ada selisih hingga 10,4 persen jika dibandingkan dengan pasangan Rahman-Faisal.

Burhan menyatakan, untuk pasangan Muchtar Deluma-Bakri Idrus berstatus juru kunci mendapatkan 15,8 persen. Masih terdapat 11,2 persen pemilih yang belum menjawab atau masih merahasiakan pilihannya.

“Periode survei dilakukan dalam rentang 24-29 November 2020 dengan sampel 820 responden, margin of error plus minus 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen,” kata Burhan saat diminta konfirmasi, Senin (7/12).

Menurut Burhan, tingkat elektoral pasangan calon Rahman-Faisal menunjukkan tren peningkatan selama periode survei September sampai dengan akhir November. Pada akhir September, elektabilitas Rahman-Faisal baru berada di angka 36,9 persen. Memasuki awal November, terjadi peningkatan hingga 41,7 persen.

“Elektabilitas pasangan Rahman-Faisal mengalami peningkatan secara signifikan,” ujar Burhan. Jika dibandingkan Amran-Besar, tidak ada perubahan elektabilitasnya saat di awal November hingga memasuki akhir November.

Pada September 2020, menurut Burhan, elektabilitas Amran-Besar berada di angka 30,2 persen. Artinya, kenaikan yang terjadi sekadar menyentuh 1,1 persen.

Selain Rahman-Faisal dan Amran-Besar, menurut burhan, Pasangan Muchtar Deluma-Bakri Idrus. Pada awal November elektabilitas Muchtar Deluma-Bakri Idrus berada di angka 14,5 persen. Artinya ada kenaikan 1,3 persen.

“Namun elektabilitas Muchtar-Idrus lebih dulu mengalami penurunan, karena pada awal september kami catat mencapai angka 20.9 persen. Memasuki awal november , elektabilitasnya turun menjadi 15.8 persen,” jelas Burhan.

Pada temuan lain, survei Indikator juga mengukur efek debat kandidat yang dilaksanakan oleh KPUD Tolitoli. Hasilnya, sebanyak 45,7 persen responden menilai pasangan Rahman-Faisal lebih baik dari kandidat lainnya.

Selain itu, Burhan menjelaskan, sebanyak 48,8 persen masyarakat juga menilai pasangan Rahman-Faisal paling mengerti permasalahan yang sedang dibahas atau diperdebatkan.

“Kami juga mendapati sebanyak 40,6 responden menilai program kerja Rahman-Faisal paling bagus di antara dua pasang kandidat lainnya,” ungkap Burhan.