Jakarta – Albar selaku ketua umum PP GEMEI akan mengusut tuntas dan melaporkan seseorang berinisial SG ke Bareskrim Polri terkait pembuatan ijazah palsu yang digunakan oleh calon Bupati Minahasa Utara.

Hasil wawancara dari Dinas Pendidikan Kepala Bidang SMA mengatakan bahwa tidak ada asosiasinya berinisial SG yang bertanggung jawab untuk legalisir ijazah ataupun untuk melakukan pendaftaran di KPU sebagai persyaratan maju di Pilkada yang akan datang.

Tidak hanya itu, kepala sekolah SMA Pelita 3 nomor 3 pulogadung Jakarta timur juga tidak mau angkat bicara terkait masalah penerbitan ijazah tersebut.

Dengan alasan kepala sekolah SMA Pelita 3 nomor 3 Pulogadung, Jakarta Timur telah menjelaskan kepada KPU, Bawaslu terkait masalah ijazah yang digunakan SG untuk maju di Pilkada Minahasa Utara.

Sampai saat ini kepala sekolah SMA Pelita 3 nomor 3 Pulo Gadung, Jakarta Timur enggan berbicara ke awak media terkait masalah ijazah yang dimiliki sosok berinisial SG tersebut.

Albar selaku ketua umum PP GEMEI mendesak Bareskrim Polri untuk segera memeriksa Dinas Pendidikan Jakarta Timur dan kepala sekolah SMA pelita 3 Pulogadung.

Albar meyakini Dinas Pendidikan Jakarta timur dan kepala sekolah SMA pelita 3 Pulogadung Jakarta timur terlibat dalam penerbitan ijazah tersebut.