Jakarta – Forum Penyeluh Agama Islam kota Depok menghimbau masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menolak ormas yang menyebar ujaran kebencian. Ajakan tersebut disampaikan lewat pernyataan sikap bersama yang bertempat di Yayasan Al-Murodiyah Assalamiyah, Depok, Jawa Barat, Senin (07/11/2020).

Menurut KH. Fachrudin sejak awal Forum Penyuluh Agama Islam Kota Depok berkomitmen mengawal isu ke bangsaan dan mendukung kebhinekaan sebagai simbul persatuan NKRI.

“Kita sejak awal berkomitmen bahwa menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa adalah harga mati dan kami juga tegas menolak Ormas yang menyebar ujaran kebencian yang dapat menyebabkan perpecahan,” ungkapnya didepan awak media.

Tercatat, dalam penyampaian pernyataan sikap tersebut terdapat empat hal yang diharapkan. Tuntutan tersebut adalah

Pertama, Kami mengajak seluruh Masyarakat Indonesia untuk Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta menolak Ormas yang menyebar ujaran kebencian dengan mengedapankan keBhinekaan sebagai simbul NKRI.

Kedua, mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dari pihak manapun yang bertujuan Memecah Belah Bangsa serta Menolak keras ajakan jihad berdarah oleh Habib. RIziek Shihab maupun oknum anggota ormas FPI lainnya.

Ketiga, Waspadalah terhadap “Sistem Negara Berbasis Tauhid pada dialog 212 kemarin”, Guna memelihara persatuan dan Kesatuan Bangsa agar bisa hidup damai dalam sebuah NKRI.

Keempat, Kami mendukung segala sikap dan tindakan yang tegas dari TNI dan POLRI terhadap siapapun, komunitas dan ormas apapun yang terindikasi ingin memecah belah persatuan Negara Indonesia.

“Peran kita sebagai masyarakat adalah sama yakni bersama-sama menjaga kedamaian dan keharmonisan. Kita yakin semua agama juga mengajarkan kebaikan jauh dari nilai-nilai perpecahan satu sama lain, dalam forum ini kami mengajak kepada masyarakat mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa kita”, ungkapnya.