Jakarta – Demi Kemanusian, Ketua Umum SEMMI, Jakarta Selatan, Dwi Panjul menolak diadakannya pilkada serentak pada tahun 2020.


Momen pilkada serentak di beberapa daerah terjadi pada tahun ini ditengah kondisi wabah pandemi melanda, Dwi Panjul sebagai ketua umum SEMMI Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa kondisi ini harus dilihat dan ditindak secara serius sebab kasus pandemi hingga saat ini sudah mencapai sekitar 240 ribuan orang dengan status positif covid.

Angka tersebut kian meninggi pasca new normal diberlakukan, dan sampai Pemprov DKI Jakarta memberlakukan PSBB kembali karena melihat angka positif covid meningkat secara signifikan, dalam sisi lain terdapat banyak cluster-cluster baru dalam penyebaran virus corona di DKI Jakarta, ungkap Dwi Panjul.


Dwi Panjul menilai pemerintah dari tingkat pusat sampai daerah sudah seharusnya tetap fokus dalam penanganan covid, sehingga pembahasan soal pilkada seharusnya ditunda dengan alasan kemanusiaan.


“Sikap kita tegas, sebagaimana hari ini kami mendesak pemerintah dalam menjalankan tugasnya harus melihat kondisi dan tidak semata-mata hanya untuk penyelesaian agenda 5 tahunan, akan tetapi ada aspek yang paling penting yaitu aspek kemanusian”, tutup Dwi Panjul.