Medan – Sudah lebih dari setahun sejak wabah penyakit corona virus 2019 (Covid-19) pertama kali terungkap di Wuhan, China. Wabah Covid-19 ini meluas cepat ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia sehingga menjadikannya sebagai pandemi. Dampak dari pandemi Covid-19 telah menghancurkan perekonomian global. Korban meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 dilaporkan sangat banyak.

Sekarang pandemi Covid -19 sudah dapat di atasi. Banyak negara di antaranya Indonesia telah menerapkan kebijakan ‘New Normal’ (Normal Baru) dengan catatan masyarakat dihimbau mematuhi protokol kesehatan.

Penerapan kebijakan ‘New Normal’ ini bukan tanpa kritik, di mana mal-mal sudah diizinkan beroperasi kembali namun sekolah-sekolah masih belum dibuka sebagaimana mestinya. Banyak kalangan menyayangkan hal itu dan menimbulkan pertanyaan: “Kalau tatap muka di mal-mal sudah diizinkan, mengapa tatap muka di ruang kelas sekolah dilarang?”

Jika alasannya demi pencegahan penyebaran pandemi Covid-19, sesungguhnya mall lebih rentan menjadi sarang virus corona ketimbang sekolah. Mal tempat pertemuan orang dari berbagai usia termasuk orang usia lanjut kelompok rentan tertular dan menularkan Covid-19. Beda dengan sekolah, di mana siswanya semua berusia di bawah 20 tahun yang tidak termasuk kelompok usia rawan penularan Covid-19. Kita sudah ketahui bahwa Covid-19 menimbulkan risiko fatal (kematian) hanya terhadap orang berusia 45 tahun ke atas yang telah mengidap penyakit kronis sebelumnya seperti penyakit jantung, liver, kanker, diabetes dan sejenisnya.

Jadi Menurut Bima, jika Pemerintah Ingin Mencegah Penyebaran Covid19, Pemerintah seharusnya menutup Mall dan Beralih ke Jual beli secara online untuk mencegah kerumanan yang nanti bakal menjadi sarang virus.


“Saya Bingung melihat Pemerintah sebenarnya pemerintah itu lebih utamakan kesehatan atau ekonomi? Kalau Pemerintah mengutamakan Kesehatan dan ekonomi Saya harap tutup Pusat berbelanjaan untuk sementara dan lakukan jual beli secara online ekonomi aman dan kesehatanpun terjaga kalau pemerintah berfikir kami kasih izin buka pusat berbelanjaan karena sudah banyak karyawan-karyawan di PHK. Disini lah Peran penting pemerintah untuk Mengayomi rakyat,Pemerintah harus buat program-program untuk membantu ekonomi yang di hadapi oleh warga atau rakyat Indonesia melalui program-program Pemerintah. Soalnya saya Kasihan untuk garda depan yang mana setiap detik mereka perjuang demi menyalamati orang-orang yang kenak Covid 19 Buat para medis Tuhan melindungi kalian semua dan Pemerintah serta rakyat Indonesia saya percaya bahwa kita bisa menghadapi cobaan ini.” Ujarnya