Padang – Ketua Umum Parit Paga NKRI, Rifki Fernada Sikumbang mengecam sikap Aznil Tan yang melaporkan Natalius Pigai ke Bareskrim Polri.

Natalius Pigai dilaporkan karena diduga telah melakukan tindakan rasisme terhadap suku Minang melalui media sosial.

Sosok Mantan Ketua Umum HMI Cabang Padang dan Dewan Pembina Garda NKRI Sumatera Barat Ini mengecam atas tindakan Aznil yang membawa dan mengatasnamakan suku minang dalam kasus tersebut.

Ketua Umum Parit Paga NKRI Rifki Fernanda Sikumbang mengungkapkan kepada awak media:

“Berdasarkan filosofis adat minang ‘Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah‘ yang artinya adat bersendikan syariat, syariat adalah aturan berarti adat yang berlandaskan aturan, sedangkan ‘syarak basandi kitabullah‘ artinya syariat yang berlandaskan Kitab Allah atau aturan yang berlandaskan Kitab Allah, seharusnya yang menyinggung orang Minang itu adalah Abu Janda bukan Natalius Pigai,” terang Rifki.

Lanjutnya, ia mengungkapkan untuk menyudahi isu suku, agama, ras dan adat (SARA) dalam bermasyarakat.

“Hentikan rasis dan berikan efek jera kepada pelaku rasis dengan memberikan sanksi atau hukuman berdasarkan kesalahan, Penjarakan Abu janda,” ungkapnya.

Dengan dilaporkannya Permadi Arya oleh DPP KNPI dengan pasal rasisme, mantan ketua umum HMI Cabang Padang itu sangat yakin bahwa Permadi Arya (Abu Janda) akan di tetapkan sebagai tersangka dalam waktu dekat ini.

“Saya sangat yakin Abu Janda (Permadi Arya) dalam waktu dekat akan di tetapkan oleh yang pihak yang berwajib sebagai tersangka, karena bukti-bukti dan saksi sudah terhimpun dan laporan pun sudah di terima, kita tunggu saja,” tutup Rifki.