Opini, SuaraBangsa – Dengan maraknya kasus kejahatan seksual yang terjadi di masyarakat, dimana mayoritas kejahatan seksual yang terjadi dilakukan oleh kalangan anak muda, hukuman seksualitas ini dapat menimbulkan polemik baru.

Menurut Muhammad Egiprayoga Dalimunthe yang merupakan salah satu Advokat Muda di Kota Medan dan Founder Anak Muda Bicara Hukum menegaskan dan menghimbau kepada kalangan muda mengenai tindak pidana kejahatan seksual dan akibat dari hukum yang diberlakukan.

Melihat banyaknya tindak pidana tentang kejahatan seksual, Egiprayoga menghimbau masyarakat agar menjauhi dan mencegah terjadinya kejahatan tersebut. Menurutnya, dengan cara memahami dan memperhatikan sanksi hukum terkait tindak pidana kejahatan seksual yang diatur dalam beberapa pasal, seperti KUHP 285 tentang tindak pidana pemerkosaan dan pasal 289 tentang pencabulan.

Menurut Egiprayoga, sangat ironis jika melihat tindak kejatahan seksual yang marak terjadi itu dan juga ini merupakan ‘pr’ bagi masyarakat yang harus diatasi semua lapisan masyarakat. Menurutnya juga, anak muda justru harus bisa memberikan edukasi yang posistif tentang bahayanya perbuatan melanggar hukum tersebut.