PP Gemei Apresiasi dan Dukung Program Boy Rafli Amar di BNPT

Related

Share

Jakarta – Ketua umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Ekonomi Indonesia (PP Gemei) Albar mendukung program Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di bawah kepemimpinan baru Komjen Pol Boy Rafli Amar.

Sejak dilantik sebagai Kepala BNPT (06/05/2020), Boy Rafli Amar mulai giat melakukan pertemuan bersama sejumlah pemuka agama, tokoh masyarakat dan jajaran TNI untuk memperkuat program penanggulangan terorisme.

“Kehadiran Komjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT yang baru perlu didukung mengingat penanggulangan terorisme melibatkan lintas instansi dan organisasi,” kata Albar dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/12/2020).

Albar menambahkan, ancaman terorisme dan radikalis intoleran tetap menjadi perhatian utama di Indonesia. Terlebih, penyebarluasan paham terorisme telah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, khususnya melalui platform media sosial, sehingga narasi-narasi destruktif rentan menyasar generasi muda-muda Indonesia. Tegasnya

Di sisi lain, upaya-upaya deradikalisasi maupun kontra radikalisasi perlu diimbangkan dengan menerapkan strategi komunikasi yang efektif.

Menurut Albar, pelibatan tokoh agama untuk mencegah berkembangnya paham terorisme yang kerap mengatasnamakan agama merupakan langkah tepat Boy Rafli Amar di awal masa jabatannya sebagai Kepala BNPT.

“Tugas di BNPT adalah amanah besar. Saya yakin beliau dapat menjalankan amanah ini dengan baik agar iklim sejuk dan kerukunan di tengah masyarakat tetap terjaga,” tegas Albar.

Boy Rafli Amar menjabat Kepala BNPT menggantikan posisi Komjen Pol Suhardi Alius yang telah menjabat sejak 2016. Dalam perjalanan karirnya, Boy Rafli Amar pernah mendapat tugas investigasi terorisme Densus 88 di Filipina dan menjadi tim delegasi RI ASEAN – Europe Counter Terorism Meeting di Spanyol.

Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Unit Negoisasi Subdetasemen Penindak Densus 88/Antiteror pada 2007 silam.

Menurut Albar, kepala BNPT, Boy Rafli Amar layak gantikan jenderal Idham Azis sebagai Kapolri setelah berbagai prestasi yang telah di ukir Boy Rafli Amar.

Ia juga menegaskan ke presiden RI bapak Jokowi harus memilih boy Rafli Amar mengganti jenderal Idham azis sebagai kapolri karena prestasi boy Rafli Amar sangat baik.