Jakarta – Pada tanggal 22 jaunuari 2021 ketua umum HmI Cabang Polewali Mandar, bersama Ahmad Taufik sebagai MOT kegiatan Intermediate Training menemui Ahmad Al Yakin dirumah mertuanya sebagai biro kemahasiswaan untuk di fasiltasi bertemu dengan K.H Sibli Syahabuddin dijalan Boedi Utomo.

Ahmad Al Yakin lalu Mengarahkan bertemu dengan pak Suhaeba selaku ketua jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Al Asyariah Mandar yang pada saat sedang bersama K.H Sibli Sahabudin pada pukul 16: 28 WITA di kediamannya samping UNASMAN.

Dalam pertemuan itu kami meminta K.H Sibli Syahabuddin sebagai narasumber dalam kegiatan intermediate training HmI Cabang Polewali Mandar sekaligus meminta izin untuk meminjam gedung Auditorium K.H Syahabuddin Universitasl Al Asyariah Mandar.

Persoalan peminjaman gedung silahkanberkoordinasi dengan pihak kampus Tanggal 13 Februari 2021 ketua dan bendahara panitia bertemu dengan Pak Solihin pada pukul 15:30 WITA untuk meminjam gedung aula UNASMAN. Pak Solihin lalu menyampaikan agar sekiranya pihak panitia pelaksana segera membayar sewa gedung dalam hal ini DP (Done Payment).

Muhammad Alwin pada saat langsung membayarkan uang DP sejumlah Rp.
2.000.000 kepada bendahara kampus UNASMAN atas nama Khadijah.
Pada tanggal 19 februari 2021 pada pukul 15:45 WITA melakukan pelunasan pembayaran tempat pada ibu khadijah.

Selanjutnya pada hari Sabtu, 20 Februari 2021 akan diselenggarakan pembukaan intermediate training LKII HMI Cabang Polman di Gedung Aula Kampus Unasman dan pada saat yang bersamaan kelompok kader PMII cabang polman datang dengan meneriaki kader HMI dengan bahasa kasar dan mengeroyok beberapa kader HMI diantaranya adalah panitia kegiatan di lokasi gedung aula unasman.

Sehari sebelum pembukaan dimulai memang telah ada pengrusakan terhadap foto both atribut HMI yang dilakukan oleh kader PMII cabang polman dan beberapa kali kelempok-kelompok PMII cabang polman mendatangi panitia yang berjaga di gedung acara untuk tidak memasang bendera HMI disekitaran gedung acara. Tegas Hery Dahnur

Setelah sudah ada komunikasi dengan pihak kampus unasman untuk pemakaian gedung sebagai tempat acara pembukaan acara Intermediate Training LKII yang diselenggarakan HMI Cabang Polman.

Namun dengan beberapa kesepakatan antara pihak kampus dengan Panitia yakni Panitia HMI dapat memakai Gedung dengan terlebih dahulu menyelesaikan administrasi pemakaian gedung dengan catatan Pihak HMI dilarang untuk memasang Bendera di sepanjang Pagar Kampus Unasman serta kesepakatan lain adalah tidak adanya bendera lain (termasuk bendera PMII) yang terpasang di sekitar Gedung Unasman.

Sehari sebelum acara PMII Cabang Polman memasangi bendera PMII disekitaran Gedung Aula Kampus Unasman tanpa adanya agenda kegiatan yang akan mereka laksanakan, atas dasar itu Panitia Pembukaan Intermediate Training HMI meminta kepada pihak kampus yakni Biro Humas untuk mengkomnikasikan kepada PMII untuk segera menurunkan bendera karena acara Pembukaan akan segera dimulai.

Pada detik-detik Pembukaan Acara Intermediate Training LKII HMI cabang polman, bendera PMII tersebut masih tetap saja tidak diturunkan oleh kader PMII, atas hal itu kader HMI pun berinisiatif untuk memasang bendera HMI di pintu masuk Gedung Aula sebagai Penanda bahwa kegiatan HMI akan segera terlaksana.

Karna adanya bendera HMI yang terpasang maka kader-kader PMII Cabang polman yang berjumlah puluhan orang datang menghampiri panitia yang berjaga disekitaran gedung aula kampus unasman kemudian meneriaki serta lagsung memukul dan mengeroyok kader HMI yang mengakibatkan kader HMI dilarikan kerumah sakit akibat mendapat luka memar dan berdarah di bagian kepala dan dada dan ada pula kader HMI yang pingsan akibat pengeroyokan tersebut.

“Berdasarkan hal-hal diatas maka kami mohon tindak lanjut dari LKBHMI,” ungkapnya.