Lombok Barat – Puluhan aktivis Lombok Barat yang Gergabung dalam Masyarakat Lombok Cinta Damai (GMCD) menggelar aksi damai dihalaman Kantor Bupati Lombok Barat di Giri Menang. Selasa (9/3/21).

Aksi yang dikomandani Asmuni, Aldy dan Haetami tersebut meminta kepada Kepala Gugus Covid-19 ,Bupati Lombok Barat dan DPRD Lombok Barat untuk membatalkan rekomendasi Kongres Luar Biasa Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah (KLB IPPAT) indonesi,yang akan di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 20 Maret 2021yang bertepat di Ballrom dan anjungan garden Killa hotel senggigi beach Lombok yang akan mendatangkan banyak orang yang bukan hanya dari Lombok NTB , yang bisa berdampak pada adanya closter baru/berkembangnya lagi penyebaran covid-19.

Dari pantauan di lokasi, aksi damai ini berlangsung hanya sekitar satu jam. Selain itu terlihat sebuah MMT yang dibentangkan beberapa peserta demo. MMT itu bertuliskan, Bupati Lombok Barat Cabut KLB IPPAT dan menolak keras KLB IPPAT yang akan diadakan di Senggigi.

GMCD, mendesak serta mendukung langkah pemerintah dalam menangani Covid-19 dan dampaknya 2021. Sementara terdapat 15 spanduk, yang bertulisan menolak KLB IPPAT tersebut.

GMCD berharap, jika rekomendasi dan kegiatan tersebut tetap terlaksana maka dirinya akan melakukan aksi dengan massa lebih besar lagi di saat pelaksanaan KLB IPPAT di depan hotel Killa.

” Ya tentu jika semua dilakukan nanti, maka kami akan lakukan aksi besar-besaran di depan Hotel Killa. Tentu dengan mentaati Protokol Covid-19.” Cetus Aldy.

Dalam aksi tersebut diterima langsung, Asisten I dan Asisten II serta BPBD Lobar dan Kasat Pol PP Lombok Barat.