Gepmar, Makassar – Aksi demonstraso tolak pengesahan RUU Omnibuslaw cipta kerja, terjadi di simpang Tiga AP. Andi Pettarani Alauddin, Makassar. Aksi demonstrasi tersebut sempat diwarnai ketegangan ditandai dengan penutupan akses jalan.

Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Makassar (Gepmar) menggelar unjuk rasa terkait pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Aksi ini diwarnai bakar ban dan orasi secara bergantian.

“RUU Cipta Kerja justru akan makin menyengsarakan masyarakat terutama buruh, dengan dalih mempermudah investor, kita akan semakin terjajah,” urai Muis selaku Jendral lapangan dalam orasinya di bundaran Pettarani Alauddin Rabu (7/10/2020).

“Pengesahan RUU Cipta Kerja secara mendadak menimbulkan kecurigaan dan konspirasi yang penuh tanda tanya. Dewan Penindas Rakyat telah berselingkuh dengan investor,” tudingnya.

“Aksi yang berlangsung di Bundaran Pettarani tersebut menimbulkan kemacetan sehingga Aparat kepolisian melakukan sistem buka-tutup dari dua arah untuk mengurai kemacetan.” tegas Muis selaku Koordinator aksi Gepmar.