Jakarta – Jendral Lapangan Gerakan Pemuda Dan Mahasiswa Makassar (GEPMAR), AL Fayet Menegaskan bahwa dalam waktu dekat kami akan melaporkan secara resmi ke Polrestabes Makassar terkait dugaan tindak pidana korupsi di Tubuh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.

“Kami akan melaporkan secara resmi terkait kasus indikasi dugaan korupsi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar dan kami akan terus mengawal lewat gerakan Demonstrasi terkait kasus yang akan kami laporkan, agar pihak Polrestabes Makassar dapat menindak lanjuti proses hukum terkait temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Kota Makassar. Tegas Al fayet 26 September 2020

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar yang diduga keras melakukan praktek tindak pidana korupsi melalui Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan yang dikerjaan oleh PT. Hospindo Internusa Jaya (HIJ) dengan nomor kontrak 01/KONT/APBD/II/BJJ.DINASPU/IV/2019 Pada tanggal 21 Juni 2019 dengan nilai kontrak kurang lebih 32 M, dan pekerjaan tersebut dinyatakan selesai pada tanggal 5 Desember 2019.

BPK Kota Makassar Menemukan adanya kekurangan volume pada pekerjaan lapis perekat, laston AC – WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) dan AC – BC (Asphalt Concrete – Binder Course) di 10 ruas jalan. Sehingga kuat dugaan praktik ini dilakukan untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu dan hal tersebut dapat merugikan Negara.

Sebelumnya kami sudah melakukan aksi Demonstrasi di depan Kantor Balaikota Makassar, akan tetapi belum ada tindak lanjut sampai saat ini, sehingga kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak dan akan melaporkan secara resmi ke aparat penegak hukum dalam hal ini Polrestabes Makassar. Tutup AL Fayet.