Dugaan Korupsi BUMD Kab.Bangkalan 15 Milyar, Sejumlah Massa Geruduk Gedung KPK

Related

Share

Jakarta – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Madura Progress mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ambil alih kasus korupsi BUMD Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Mereka melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Selatan, Kamis (10/06)

Koordinator Aksi Abdillah Zain menjelaskan bahwa ada dugaan korupsi 15 miliar di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bangkalan yang sedang diusut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan.

“Kami mendatangi KPK yaitu untuk mengambil alih kasus korupsi di tubuh BUMD Bangkalan karena tidak tanggung-tanggung 15 miliar kerugian negara dari kasus ini, makanya KPK harus ambil alih dan usut tuntas,” katanya.

Abdillah Zain, menambahkan bahwa KPK telah terbukti pernah mengusut kasus korupsi di Bangkalan.

“Kami bukan tidak percaya Kejari Bangkalan, namun faktanya sampai saat ini belum ada yang tersangka padahal katanya sudah tahap penyidikan. Makanya kami minta KPK saja yang menangani karena KPK sudah terbukti pernah mengusut kasus korupsi di Bangkalan yang menjerat orang penting di sana dan dalam kasus ini kami juga duga ada keterlibatan orang penting sehingga harus diusut tuntas oleh KPK,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdillah meminta KPK Selamatkan BUMD Bangkalan dari bancakan untuk memperkaya diri sendiri para pejabat di sana.

“Dengan kasus korupsi di BUMD Bangkalan ini menjadi bukti bahwa perusahaan daerah tersebut menjadi bancakan para pejabat rakus untuk mencuri uang rakyat dan itu mereka semua harus dijerat hukum seberat-beratnya. KPK harus selamatkan BUMD Bangkalan,” Tegasnya.

“Kami akan kawal terus kasus ini di depan KPK sehingga terungkap pelakunya dan semua direksi dicopot diganti dengan orang yang lebih profesional dan berintegritas tinggi,” tutup Abdillah.