Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menegaskan bagi kader BKPRMI yang belum mengikuti Training Of Trainer (TOT) tingkat nasional tidak boleh menjadi instruktur LMD di wilayah dan daerah.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP BKPRMI, Said Aldi Al Idrus usai silaturahim dengan Menteri Agama RI, Fachrul Razi di Jakarta kemarin.

Lebih lanjut dikatakan Said Aldi, masing- masing DPW dan DPD yang akan melaksanakan LMDI, instrukturnya telah mengikuti TOT nasional dan mempunyai sertifikat kelulusan.

Hal itu diharapkan agar para peserta LMDI di daerah mendapatkan ilmu sesuai materi-materi yang diberikan oleh LPPSDM pusat Sehingga di harapkan seluruh peserta menjadi kader-kader yang tangguh dalam menjalankan misi dakwah di wilayah dan daerahnya masing-masing.

“Kepada wilayah yang telah melaksanakan LMD I, jika insturukturnya belum pernah mengikuti TOT tingkat nasional, maka sertifikat yang dikeluarkan tidak layak untuk peserta lMD di semua tingkatan,” ungkap Said Aldi.

Untuk itu, Ketum DPP BKPRMI ini mengimbau sekaligus mengingatkan ketum DPW dan DPD BKPRMI se Indonesia untuk melaksanakan LMD 1 dengan instruktur yang sudah lulus TOT nasional. Pelaksanaannya juga berkordinasi dengan LPPSDM Pusat.

“Kita minta jangan hanya melaksanakan LMD saja, untuk mengeluarkan sertifikat, tapi kita harus bekali kader-kader kita dengan SOP pengkaderan yang sudah diatur oleh LPPSDM DPP BKPRMI,” ungkap Said Aldi.

Pada silaturahim dengan Menteri Agama Fachrul Razi, Ketum DPP BKPRMI menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan 10.000 TK dan TPA BKPRMI se-Indonesia oleh kemenag RI.

“Inshaallah tahun 2021 LMD I dan II, kita akan melaksanakan kegiatan tersebut di seluruh Indonesia. Dan sertifikat yang dikeluarkan akan diketahui, dan diregestrasi di Kementerian Agama RI,” jelas Said Aldi didampingi Ketua Panitia Road Show Dr. Rusdi Umar, Dirnas LPPTKA Gunawan HS, Dirnas LPPSDM Dr. Nanang Mubarok, Dirnas LPPEKOP Akbar Siregar dan Bendum BKPRMI Neneng Anita dan Brigade BKPRMI Yuri Hermawa.