Aliansi Pemerhati Kesehatan Kembali Datangi Gubernur dan DPRD Sulawesi Selatan

Related

Share

Sulawesi Selatan – Puluhan Massa yang melakukan aksi demonstrasi ungkap rasa kecewa terhadap sanksi yang dijanjikan oleh Gubernur terkait Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Dalam hal ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengatakan bahwa suara demonstran telah membuahkan hasil, dan kepada Rumah Sakit yang terbukti bersalah, Sanksi berupa teguran tertulis akan disampaikan.

Abdul faisal selaku koordinator lapangan sangat menyayangkan hal tersebut.

“Kami sangat kecewa kepada Gubernur sebagai pemangku kebijakan tertinggi di sulawesi selatan, apakah hanya teguran tertulis yang akan diberikan kepada mereka yang terbukti bersalah, sedangkan 2 nyawa melayang akibat mereka yang kemudian terbukti menolak pasien tersebut,” terangnya.

Lanjutnya, Ia menyebutkan bahwa kami dirinya telah dua kali menyurat ke DPRD Provinsi Sulawesi selatan, untuk melangsungkan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Namun, dalam keteranganya, surat yang diajukan selama dua minggu berturut-turut tidak direspon oleh anggota dewan yang berada di Komisi E.

Sehingga, Aliansi Pemerhati Kesehatan menyatakan sikap ‘Mosi Tidak Percaya‘ kepada DPRD Komisi E dan Gubernur Sulawesi selatan.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan akan melaporkan secara resmi ke Polda Sulawesi Selatan,” tegas Faisal.